Potensi Desa Pekiringan Alit

Potensi Sumber Daya Alam


Desa Pekiringan Alit yang terletak di dataran rendah mempunyai potensi alam yang dapat dimaksimalkan pemanfaatannya. Potensi alam tersebut berupa sawah tegalan, dan sungai Sinangoh yang mengalir sepanjang tahun.

Ketiga potensi ini apabila dikelola secara berdaya dan berhasil guna akan dapat meningkatkan pendapatan penduduk. Apabila pendapatan penduduk meningkat maka kemakmuran masyarakat dapat terwujud. Hal ini akan mendukung pencapaian tujuan pembangunan nasional.

 

Potensi Ekonomi Desa


Roda perekonomian Desa Pekiringan Alit melaju sebagaimana desa-desa lainnya di Kecamatan Kajen Kabupaten Pekalongan. Pertumbuhan ekonominya cukup baik. Di Desa Pekiringan Alit, penyangga utama ekonomi penduduk adalah sektor pertanian yang khususnya padi dan tebu, ada juga penghasil buah mangga, buah rambutan.

untuk kerajinan warga Desa Pekiringanalit yaitu anyaman dari bambu (reyeng) untuk tempat/wadah ikan laut, besek/wadah makanan yang terbuat dari anyaman bambu.


Tanah persawahan di Desa Pekiringan Alit seluas 32 ha lahan produktif tanah sawah ini jdapat ditanami padi semua. saat ini sawah-sawah tersebut dapat ditanami 2 kali dalam 1 tahun, dan seandainya musim tanam dapat ditambah 1 kali dalam satu tahun maka pendapatan akan bertambah. selain itu, masih ada swah yang tidak bisa ditambahi 2 kali setahun.

Hal ini dikarenakan saluran irigasi yang belum normal sehingga perlu pegangan lebih lanjut. selain saluran irigasi yang perlu diperbaiki, ada juga  lahan kering atau tegalan yang baru bisa ditanami pisang, kelapa dan pohon keras lainnya. tegalan ini bila diberdayakan lagi tentunya dapat menambah pendapatan perkapita. untuk itu, perlu adanya sarana penunjang alat modern dan bibit tanaman palawija lainnya yang bisa menambah pendapatan ekonomi.

selain itu, Desa Pekiringan Alit juga memiliki sarana prasarana pendukung dalam berbagai aspek kehidupan. namum, masih ada yang perlu dibenahi bahkan banyak sarana prasarana yang belum ada di desa pekiringan alit seperti gedung PAUD, gedunng pertemuan kelompok tani, gedung posyandu, dll.

Tinggalkan sebuah komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *